Wednesday, May 16, 2012

Cokelat Mengurangi Risiko Stroke


TEMPO Interaktif, Jakarta - Sebuah penelitian di Harvard menemukan bahwa beberapa kotak coklat gelap (dark chocolate) setiap hari dapat mengurangi risiko stroke hemoragik, sebanyak 52 persen. Stroke hemoragik terjadi sewaktu pembuluh darah di otak pecah atau retak.

"Ada beberapa mekanisme yang mungkin. Kakao nampaknya berefek pada kesehatan jantung dan kapasitas untuk meningkatkan fleksibilitas pembuluh darah," kata penulis studi Dr Martin Lajous, kandidat doktor di Harvard School of Public Health, Boston.

Menurut Lajous, dalam konteks asupan yang tepat, makan cokelat (kakao) dalam jumlah kecil memang bermanfaat bagi jantung. Disebabkan, kakao berasal dari kandungan zat yang dikenal sebagai flavonoid, yang diketahui melindungi faktor risiko penyakit kardiovaskuler, seperti tekanan darah dan pembekuan darah.

Dalam studi, para peneliti mengkaji 4.369 perempuan Perancis, yang makan cokelat batangan, cokelat minuman, kue-kue cokelat dan lain-lain. Walhasil, studi mendapati, perempuan yang mengkonsumsi lebih dari 9 gram cokelat setiap hari, memiliki risiko 52 persen lebih rendah terkena stroke hemoragik.

Studi mencatat bahwa 9 gram adalah sekitar dua atau tiga kotak cokelat. Peneliti juga mencatat, bahwa rata-rata perempuan Perancis biasa mengkonsumsi cokelat gelap, yang mengandung sekitar 35 persen kakao. "Hasil studi kami menarik, tetapi perlu dikonfirmasi dengan studi lain," kata Lajous.

No comments:

Post a Comment

TrafficRevenue